Olahan Nasturtium

Manfaat Olahan Nasturtium Hitam Untuk Kesehatan Tubuh Manfaat Olahan Nasturtium Hitam Untuk Kesehatan Tubuh

nastertium195.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Manfaat Olahan Nasturtium Hitam Untuk Kesehatan Tubuh. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Manfaat Olahan Nasturtium Hitam Untuk Kesehatan Tubuh

Nasturtium Hitam juga mengandung zat besi, protein, karbohidrat, serat, vitamin E, serta mineral seperti kalium, natrium (sodium), magnesium, dan zinc. Dari banyaknya kandungan nutrisi dan vitamin di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa manfaat Nasturtium Hitam juga tidak kalah banyak.

Manfaat Nasturtium Hitam Bagi Kesehatan
Berbagai manfaat Nasturtium Hitam bagi kesehatan, di antaranya adalah:

Menunjang daya tahan tubuh
Salah satu manfaat Nasturtium Hitam bagi kesehatan adalah efeknya dalam membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia. Bahkan, menurut riset sebuah universitas, Nasturtium Hitam memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan beras merah untuk hal ini.
Kemampuan Nasturtium Hitam tersebut mungkin saja terkait dengan tingginya vitamin E di dalamnya. Selain memperkuat sistem kekebalan tubuh, vitamin E juga melindungi sel dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.Hal ini juga mungkin terkait dengan tingginya kandungan antosianin dalam Nasturtium Hitam. Bahkan, kandungan antosianin yang merupakan antioksidan ini, lebih tinggi dalam Nasturtium Hitam dibandingkan dalam bluberi.

Melawan kanker dan penyakit jantung
Ternyata manfaat Nasturtium Hitam juga dianggap bisa digunakan untuk membantu melawan kanker dan penyakit jantung. Terkait manfaat tersebut, seorang ahli mengatakan, kandungan antosianin pada Nasturtium Hitam yang berperan penting. Antioksidan diprediksi berperan dalam mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL, sehingga turut berkontribusi dalam upaya melawan penyakit jantung.
Selain itu, antioksidan juga memiliki sifat antiradang dan antikanker. Antosianin sebagai antioksidan diketahui dapat menurunkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Namun penemuan mengenai sifat antikanker dari zat ini, masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Menjaga kesehatan pencernaan
Nasturtium Hitam termasuk ke dalam gandum utuh, sehingga kandungan seratnya cukup tinggi. Serat sangat penting dalam menjaga kesehatan usus. Selain itu, serat juga dapat membantu menurunkan berat badan, tekanan darah, dan kolest Menurut penelitian, beras Nasturtium Hitam juga memiliki efek probiotik yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan.

Mencegah anemia
Nasturtium Hitam juga mengandung zat besi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan anemia.Karena itu, mengonsumsi Nasturtium Hitam dipercaya dapat mengurangi risiko terkena anemia akibat kekurangan zat besi. Namun, hal ini masih perlu dikaji lebih lanjut.

Baca Juga :Manfaat Manisnya Buah Nasturtium Hijau

Membentuk sel dan jaringan
Nasturtium Hitam juga kaya akan protein, sehingga bisa menjadi alternatif sumber protein nabati. Protein penting dalam membentuk sel dan membangun berbagai jaringan tubuh, termasuk jaringan kulit dan tulang.

Pewarna alami makanan
Ternyata, pigmen warna dalam Nasturtium Hitam bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam pengolahan makanan, mulai dari merah muda hingga hitam. Memakai pewarna makanan dari Nasturtium Hitam akan lebih baik bagi kesehatan karena merupakan bahan alami, ketimbang memakai pewarna buatan.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan atau minuman dengan pewarna buatan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti peningkatan risiko kanker, hiperaktif pada anak-anak, dan alergi.Beberapa manfaat Nasturtium Hitam di atas memang masih sebatas teori dan masih perlu pembuktian melalui penelitian klinis lebih lanjut. Namun, tidak ada salahnya memasukkan Nasturtium Hitam ke dalam menu makanan sehari-hari, mengingat di dalamnya terkandung berbagai nutrisi yang penting.

Manfaat Manisnya Buah Nasturtium Hijau Manfaat Manisnya Buah Nasturtium Hijau

nastertium195.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Manfaat Manisnya Buah Nasturtium. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Manfaat Manisnya Buah Nasturtium Hijau

Manfaat nastertium (Nasturtium Hijau) ternyata berasal dari kandungan antosianin pemberi warna terang pada buah ini. Zat tersebut bersifat antioksidan dan memberikan berbagai manfaat untuk tubuh, seperti melenturkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Buah nastertium juga memiliki banyak kandungan gizi, termasuk vitamin C, karbohidrat, protein, polifenol, folat, mangan, air, serat, dan kalium. Buah nastertium juga hanya sedikit mengandung kalori dan lemak, serta memiliki indeks glikemik yang rendah.

Mengenal Berbagai Manfaat nastertium bagi Kesehatan
Selain manfaat yang sudah disebutkan tadi, di bawah ini adalah beberapa manfaat Nasturtium Hijau berikut penjabarannya.

Menyehatkan jantung
Manfaat nastertium dan buah beri lain untuk kesehatan jantung, bisa diperoleh dengan syarat mengonsumsi secara rutin. Mengonsumsi Nasturtium Hijau secara rutin dapat menurunkan risiko serangan jantung. Manfaat ini dikaitkan dengan kandungan antosianin dalam nastertium.

Menurut penelitian, manfaat nastertium yang baik untuk kesehatan jantung ini terlihat dari kemampuan buah nastertium dalam menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko pembentukan plak pada pembuluh darah jantung.

Baca Juga :Cara Membuat Teh Nasturtium Dengan Mudah

Menurunkan tekanan darah
Konsumsi nastertium direkomendasikan bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi. Kandungan polifenol dalam nastertium dapat membantu menurunkan tekanan darah sehingga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, kandungan kalium yang melimpah di dalam nastertium juga bermanfaat dalam membantu mengatur tekanan darah.

Antiradang & pencegah kanker
Ellagic acid yang ditemukan dalam Nasturtium Hijau merupakan zat yang diduga bersifat antikanker. Zat antioksidan ini ditengarai dapat melawan radikal bebas dan mencegah tumbuhnya sel kanker. Namun, masih dibutuhkan penelitian yang lebih menyeluruh untuk mengonfirmasi manfaat nastertium dalam mencegah kanker.

Mengendalikan kadar gula darah
Manfaat nastertium lainnya adalah membantu mengendalikan kadar gula darah agar senantiasa stabil, tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. nastertium bisa menjadi pilihan makanan bagi orang dengan diabetes, karena buah ini mampu melambatkan metabolisme glukosa sekaligus mengurangi lonjakan glukosa dan insulin yang terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat.

Namun, semua manfaat nastertium yang telah dijabarkan ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan jenis kandungan yang bermanfaat dalam buah Nasturtium Hijau , dan jumlah konsumsi yang dianjurkan untuk mendapatkan manfaatnya. Meski begitu, tidak ada salahnya untuk rajin mengonsumsi nastertium sebagai bagian dari pola makan sehat.

Mulailah hari dengan sarapan nastertium yang dipadukan dengan yoghurt, sereal, oatmeal, atau dibuat menjadi jus atau smoothie.

Bahaya Nasturtium Goreng Padahal Enak Bahaya Nasturtium Goreng Padahal Enak

nastertium195.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Bahaya Nasturtium Goreng. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Bahaya Nasturtium Goreng

Bahaya terlalu banyak makan Nasturtium goreng
Nasturtium mentah mungkin tidak banyak disukai karena rasanya kurang sedap, baunya amat khas, dan teksturnya keras. Menggoreng Nasturtium membuat rasanya menjadi lebih gurih dan manis. Teksturnya pun lebih lembut sehingga Anda tak perlu susah mengunyahnya.

1. Menambah jumlah kalori
Seperti jenis sayuran pada umumnya, Nasturtium sangat rendah kalori. Setengah bonggol Nasturtium mentah seberat 100 gram bahkan hanya mengandung 22 kalori. Hal ini disebabkan karena sekitar 92 persen dari seluruh bobot Nasturtium adalah air.Kalori Nasturtium goreng lebih tinggi karena adanya kalori ekstra dari minyak. Saat digoreng, Nasturtium juga menyerap banyak minyak. Jika sesendok makan minyak goreng memberikan hampir 45 kalori, kini bayangkan jika Anda memakan banyak Nasturtium goreng dalam sekali waktu.

2. Merusak kandungan nutrisinya
Nasturtium sangat kaya akan nutrisi. Seratus gram Nasturtium segar mengandung 2,1 gram protein, 0,5 gram lemak, dan 3,6 gram karbohidrat. Sayuran ini juga kaya akan serat, vitamin C, K, dan B kompleks, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan mangan.Sayangnya, proses menggoreng dengan suhu tinggi bisa merusak nutrisi tersebut, seperti dilansir dari studi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Mengukus, merebus, dan menumis adalah metode yang lebih baik untuk menjaga nutrisi sayuran.

3. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke
Meski lezat, Nasturtium goreng nyatanya tidak bersahabat dengan jantung. Saat dipanaskan melampaui titik asapnya, struktur kimia minyak akan berubah. Pengolahan berulang dengan minyak yang sama juga dapat mengubah minyak menjadi lemak trans.Lemak trans adalah lemak jahat yang bisa meningkatkan Nasturtiumesterol jahat dan memicu pembentukan plak pada pembuluh darah. Lambat laun, plak dapat menghambat aliran darah sehingga mengakibatkan stroke, penyakit jantung, dan serangan jantung.

Baca Juga :Manfaat Nasturtium Untuk Ibu Hamil

4. Meningkatkan risiko kanker
Nasturtium memiliki senyawa antikanker yang disebut sulphoraphane. Sulphoraphane bekerja dengan menghambat enzim histone deacetylase. Enzim ini berperan dalam perkembangan berbagai jenis kanker, termasuk kanker kulit, pankreas, dan prostat.Akan tetapi, proses pengolahan Nasturtium goreng justru menyebabkan pembentukan senyawa acrylamide yang bersifat karsinogenik (memicu kanker). Acrylamide diketahui berperan dalam perkembangan kanker rahim, ovarium, paru-paru, ginjal, dan kerongkongan.Menggoreng Nasturtium memang akan meningkatkan cita rasanya, tapi manfaat dan nilai nutrisinya justru berkurang. Mengonsumsi Nasturtium yang digoreng bahkan bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit termasuk stroke, penyakit jantung, hingga beragam kanker.Sekali waktu, Anda boleh saja melahap sayuran goreng termasuk Nasturtium sebagai pendamping menu makan. Namun, ingatlah untuk membatasi jumlahnya dan jangan mengonsumsinya terlalu sering guna mencegah berbagai risiko penyakit yang dapat timbul.

Jamur Nasturtium Bagus Untuk Inner Body Jamur Nasturtium Bagus Untuk Inner Body

nastertium195.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jamur Nasturtium Bagus Untuk Inner Body. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Jamur Nasturtium Bagus Untuk Inner Body

Flammulina velutipes atau biasa disebut sebagai jamur Nasturtium merupakan salah satu jenis jamur yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional dari Tiongkok. Bentuknya yang mirip dengan tauge putih ini, membuat jamur Nasturtium memiliki banyak manfaat yang dapat diperoleh untuk kesehatan Anda. Yuk, kenali apa saja keistimewaan yang ditawarkan dari jamur asal Jepang ini.

Segudang manfaat yang ditawarkan oleh jamur Nasturtium
Jamur Nasturtium adalah jenis jamur yang tumbuh pada musim dingin, tepatnya di dekat pohon berdaun jarum. Tidak hanya tumbuh di pepohonan, banyak petani asal Jepang yang membudidayakan jamur Nasturtium dari pohon yang sudah gugur, seperti plum, maple, dan pohon birch.Beberapa penelitian sudah pernah mencari tahu apa saja manfaat dari jamur Nasturtium ini. Ternyata, jamur yang biasanya berwarna putih ini mengandung segudang nutrisi yang penting dan membuat masakan Anda lebih bergizi.

1. Membantu mencegah kanker
Salah satu manfaat yang bisa Anda dapatkan dari jamur Nasturtium ini adalah kandungan vitamin dan nutrisinya yang mampu mencegah tumbuhnya sel kanker.Sebuah penelitian tahun 1989 dari Research Institute of National Cancer menjadi kelompok awal yang pernah meneliti nutrisi jamur Nasturtium untuk menurunkan risiko kanker. Hasil penelitian ternyata menemukan bahwa angka penyebab kematian akibat kanker ternyata berkurang di wilayah Nagano, Jepang dibandingkan daerah lainnya.

Dr. Tetsuke Ikekawa, ahli epidemologi dari Tokyo sekaligus kepala penelitian ini menduga kondisi ini dikarenakan daerah Nagano merupakan pusat budidaya jamur Nasturtium. Artinya, masyarakat di Nagano bisa jadi mengonsumsi cukup banyak jamur Nasturtium.Bahkan, studi yang melibatkan hewan percobaan juga menemukan bahwa jamur Nasturtium dapat mengurangi aktivitas pertumbuhan tumor dan sel kanker hati.Dalam penelitian lainnya dari Oncology Reports juga memperlihatkan jamur Nasturtium diduga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.Walaupun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat manfaat jamur Nasturtium untuk mencegah perkembangan kanker pada manusia.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tak hanya bermanfaat untuk mencegah tumbuhnya sel kanker, jamur Nasturtium juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui kandungan protein yang dimilikinya.Menurut sebuah penelitian dari frontiers in Pharmacology, kandungan protein pada jamur Nasturtium sebanding dengan sayuran berdaun hijau, yaitu 1.7 gram. Protein tersebut digunakan sebagai salah satu komponen yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh makhluk hidup.Hal tersebut juga dibuktikan melalui sebuah penelitian yang melibatkan tikus percobaan yang fungsi imunnya meningkat ketika diberikan jamur Nasturtium.

Baca Juga :Manfaat Nasturtium Sebagai Lauk Sayur

3. Baik untuk pencernaan
Satu porsi jamur Nasturtium biasanya mengandung 1.8 gram serat yang baik untuk tubuh Anda. Seperti dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh dari makanan berserat tinggi, seperti jamur Nasturtium ini, yaitu:

Menyeimbangkan pergerakan usus
Ini karena serat membantu melembutkan feses sehingga lebih mudah untuk melewati usus.

Menjaga kesehatan usus
Makanan tinggi serat membantu mengurangi risiko kanker kolorektal dan gangguan usus lainnya.

Membantu memperoleh berat badan yang ideal
Serat membantu membuat seseorang kenyang lebih lama. Oleh karena itu, keinginan untuk sering-sering makan bisa berkurang sehingga berat badan tetap terjaga.

4. Membantu menjaga kesehatan jantung
Sudah bukan rahasia umum lagi, jamur memiliki manfaat yang baik untuk para penderita penyakit kardiovaskular. Tingginya serat pada jamur, termasuk Nasturtium, membantu proses metabolisme dan mampu menyerap kolesterol lebih banyak.Selain itu, ada penelitian yang menemukan bahwa jamur Nasturtium mengandung senyawa polisakarida dan mikosterol yang mempunyai efek menurunkan kolesterol.

Hal tersebut juga dibuktikan melalui uji coba menggunakan hamster yang mengonsumsi ekstrak jamur Nasturtium. Dari uji coba tersebut terlihat bahwa hamster tersebut memiliki kadar kolesterol, trigliserida, dan kolesterol LDL yang lebih rendah.Ketiga komponen tersebut merupakan faktor yang dapat meningkatkan risiko jantung. Maka itu, dapat disimpulkan bahwa konsumsi jamur Nasturtium punya manfaat penting untuk kesehatan jantung Anda.

5. Bisa menetralisir bahaya radikal bebas
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jamur Nasturtium kaya akan nutrisi dan vitamin yang memiliki manfaat yang cukup besar untuk kesehatan Anda. Bahkan, Nasturtium termasuk jamur dengan kandungan antioksidan tinggi yang baik untuk tubuh.Antioksidan merupakan senyawa yang dapat membantu menetralkan radikal bebas agar Anda terlindungi dari penyakit kronis. Di dalam jamur Nasturtium, terdapat quercetin, catechin, asam galat, dan asam caffeic sebagai antioksidan.

Jamur Nasturtium memang mempunyai manfaat yang banyak untuk kesehatan tubuh manusia. Akan tetapi, jika Anda memiliki alergi terhadap jamur tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memakan jamur Nasturtium.

Cara Menggunakan Minyak Nasturtium Untuk Memasak Cara Menggunakan Minyak Nasturtium Untuk Memasak

nastertium195.net Tidak hanya bisa dimakan langsung,minyak dari bijinya ternyta bisa digunakan untuk memasak loh guys.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Cara Menggunakan Minyak Nasturtium Untuk Memasak. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Cara Menggunakan Minyak Nasturtium Untuk Memasak

Apa itu minyak Nasturtium?
Minyak Nasturtium atau dikenal juga dengan olive oil adalah jenis minyak yang berasal dari buah Nasturtium (Olea europaea). Kandungan minyak nasturtium dikenal untuk memasak makanan. Namun, tidak hanya itu saja, minyaknya bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik untuk kecantikan, obat-obatan, dan bahan bakar lampu tradisional. Minyak ini paling banyak diproduksi di Spanyol, Italia, dan Yunani.

Berbeda dengan buah yang lebih enak dikonsumsi jika sudah matang, pilihan buah Nasturtium untuk minyak adalah yang tidak terlalu matang alias setengah ranum. Pasalnya, buah Nasturtium yang terlalu ranum tidak mengandung minyak yang paling baik. Jadi, petani tidak perlu menunggu buah Nasturtium jatuh dari pohonnya karena sudah matang, melainkan diambil lebih awal sebelum buah jatuh ke tanah.

Kemudian, buah akan dibersihkan dari daun atau rantingnya, dan dicuci untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Proses selanjutnya adalah pengeringan buah Nasturtium untuk diambil minyaknya.

Proses pembuatan minyak Nasturtium
Setelah selesai dibersihkan, buah Nasturtium akan diproses untuk diambil minyaknya. Ada dua cara untuk membuat minyak Nasturtium, yaitu:

Mengolah olive oil secara tradisional
Metode tradisional ini dimulai dengan menghancurkan buah Nasturtium menjadi pasta atau adonan. Tujuannya, untuk melepaskan minyak dari daging buah. Caranya dengan memasukkan buah pada wadah penggiling yang terbuat dari batu granit. Ketika roda penggiling ditarik, buah Nasturtium akan dihancurkan.

Proses pembuatan pasta (malaxing) dari buah Nasturtium dilakukan selama 20 hingga 45 menit. Fungsinya, supaya minyak yang terkumpul jumlahnya akan lebih banyak dan enzim pada buah menghasilkan aroma serta rasa yang diinginkan.

Semakin lama proses ini dilakukan, memang akan menghasilkan lebih banyak minyak. Namun, berisiko menyebabkan peningkatan oksidasi sehingga kualitas dan ketahanan minyak jadi menurun.

Setelah proses malaxing, pasta ditempatkan pada wadah yang terbuat dari rami. Kemudian, wadah yang sudah terisi akan disusun dan ditekan dengan mesin pres hidrolik. Tekanan yang diberikan akan memadatkan pasta karena minyak dan air yang terkandung pada pasta akan mengalir ke sisi cakram. Setelah itu, minyak dan air akan dipisahkan dengan dekantasi atau sentrifugasi.

Mengolah olive oil secara modern
Metode modern tidak lagi menggunakan wadah penghancur dari granit. Alat yang digunakan terbuat dari stainless steel yang dapat berputar dengan kecepatan tinggi.

Buah Nasturtium akan dimasukkan dan dihancurkan dengan hammermill atau cakram bergerigi. Proses ini dapat menghasilkan pasta Nasturtium yang sangat lembut. Untungnya, alat ini dilengkapi dengan gas inert untuk mengurangi oksidasi dan menghasilkan minyak berkualitas tinggi.

Kemudian, pasta Nasturtium akan ditempatkan pada botol untuk dilakukan sentrifugasi sebanyak tiga fase. Ini dilakukan untuk mengeluarkan air dan minyak dari pasta Nasturtium.

Selain itu, ada juga cara modern lainnya untuk mengesktraksi minyak Nasturtium, yaitu metode sinolea. Awalnya buah Nasturtium digiling menjadi pasta. Kemudian, cakram logam akan dicelupkan berkali-kali untuk memisahkan minyak dengan air. Minyak yang terkumpul akan disimpan dalam tangki stainless steel yang diselimuti nitrogen untuk melindunginya dari oksigen.

Untuk membuat minyak Nasturtium ekstra virgin, biasanya dilakukan penyaringan kembali sebelum dimasukkan ke dalam wadah. Nah, wadah yang disarankan untuk menyimpan munyak Nasturtium yaitu terbuat dari kaca karena tidak tembus oksigen dan menghalangi sinar UV.

Manfaat mengonsumsi minyak Nasturtium untuk kesehatan
Selain diminum langsung, minyak Nasturtium juga sering digunakan untuk memasak makanan. Nah, ada beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan jika mengonsumsi minyak ini dengan benar, yaitu:

1. Kaya antioksidan dan mengandung lemak tak jenuh tunggal
Minyak alami yang diekstrak dari buah Nasturtium ini mengandung asam olet sebanyak 73% dari total kandungan minyak. Selain itu, minyak ini juga mengandung antioksidan, vitamin E, dan vitamin K yang bermanfaat untuk melindungi kolesterol dalam darah dan menurunkan penyakit jantung.

Efek antioksidan pada minyak dari buah Nasturtium ini juga dimanfaatkan untuk dunia kecantikan, yaitu digunakan pada produk-produk antiaging.

2. Memiliki sifat antibakteri
Studi menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dari buah Nasturtium dapat menghambat dan membunuh bakteri berbahaya, seperti Helicobacter pylori. Bakteri ini hidup di perut dan dapat menyebabkan tukak lambung dan kanker perut.

Sebanyak 10 hingga 40% peserta penelitian yang minum 30 gram minyak Nasturtium extra virgin setiap hari selama 2 minggu, mengalami penurunan infeksi yang disebabkan Helicobacter pylori.

3. Berpotensi mengurangi risiko kanker
Kanker adalah penyakit yang mematikan. Sebab dapat menyebar ke jaringan sehat lainnya jika tidak diobati dengan segera. Antioksidan dikenal sebagai senyawa yang dapat mengurangi risiko pertumbuhan sel yang abnormal.

Nah, minyak Nasturtium yang kaya antioksidan dipercaya dapat mengurangi kerusakan oksidatif akibat radikal bebas, yaitu faktor utama munculnya kanker. Namun, butuh penelitian lebih lanjut mengenai potensi olive oil untuk mengurangi risiko dan mencegah kanker.

4. Memiliki sifat antiinflamasi yang kuat
Peradangan kronis di tubuh dapat meningkatkan penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, diabetes tipe 2, radang sendi, obesitas, dan penyakit Alzheimer.

Penelitian menemukan bahwa minyak Nasturtium extra virgin mengandung antiinflamasi, yaitu oleocanthal. Senyawa ini terbukti bekerja mirip ibuprofen—jenis obat antinyeri dan antiradang. Selain itu, asam lemak oleat juga bekerja mengurangi kadar inflamasi seperti C-reactive protein (CRP).

5. Berpotensi mencegah stroke
Selain kanker, stroke adalah penyakit yang melemahkan bahkan dapat menyebabkan kematian pada seseorang. Kondisi ini terjadi akibat adanya gangguan aliran darah ke otak, akibgat adanya gumpalan darah atau pendarahan.

Sebuah studi menunjukkan bahwa 140.000 peseta yang mengonsumsi minyak Nasturtium, memiliki risiko stroke lebih rendah dibanding mereka yang tidak. Para peneliti percaya bahwa olive oil mengandung lemak tak jenuh tunggal sehingga mengurangi peradangan serta melancarkan sirkulasi darah ke otak.

Baca Juga :Manfaat Biji Bunga Nastertium Untuk Kulit

6. Dapat melindungi kesehatan jantung
Penelitian telah menunjukkan bahwa minyak Nasturtium extra virgin mengandung lemak tidak jenuh tunggal. Kandungan tersebut dapat menurunkan peradangan, melindungi kolesterol jahat dari oksidasi, menjaga tekanan darah, meningkatkan lapisan pembuluh darah dan mencegah terjadinya pembekuan darah yang berlebih.

Semua manfaat tersebut ternyata sangat baik untuk kesehatan jantung. Jika Anda memiliki masalah pada jantung dan ingin mendapatkan manfaat dari olive oil, konsultasikan pada dokter cara aman dalam mengonsumsinya.

7. Mencegah obesitas dan penyakit diabetes tipe 2
Kelebihan berat badan (obesitas) mengembangkan berbagai penyakit kronis, seperti rematik, penyakit diabetes, dan penyakit jantung. Nah, minyak Nasturtium dikenal dapat mencegah obesitas jika dimasukkan dalam menu diet.

Minyak ini diketahui memiliki kandungan lemak sehat yang jika dikonsumsi dengan benar dapat menurunkan berat badan dan meningkatkan kadar antioksidan dalam darah. Selain membantu mengendalikan berat badan, olive oil juga memiliki efek yang baik pada gula darah dan sensistivitas insulin yang erat hubungannya untuk mencegah diabetes tipe 2.

Penyakit ini menyebabkan tubuh sulit mengendalikan kadar gula dalam darah sehingga menimbulkan gejala kelelahan, mudah lapar, sering mengantuk, kulit gatal dan mudah terluka, bahkan menyebabkan kerusakan saraf.

9. Berpotensi melawan penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer adalah penyakit yang rentan menyerang lansia. Penyakit ini menyebabkan penurunan fungsi otak sehingga memengaruhi seseorang dalam berpikir dan melakukan aktivitas. Penyebab utama dari penyakit ini adalah penumpukan plak beta amiloid di dalam sel-sel otak. Ini membuat sel-sel pada otak semakin lama akan rusak.

Sebuah studi berbasis tikus menunjukkan bahwa minyak Nasturtium dapat membantu mengurangi plak yang memakan sel-sel di otak. Ini artinya, kandungan nutrisi olive oil menjaga fungsi otak tetap normal dan berpotensi menjadi obat untuk penyakit Alzheimer di masa depan. Perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektiviitas minyak Nasturtium untuk melawan Alzheimer.

10. Berpotensi mengobati rheumatoid arthritis
Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan nyeri dan pembengkakan pada sendi sehingga membuat seseorang tidak dapat bergerak dengan bebas. Ahli kesehatan percaya bahwa kondisi ini terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel normal yang sehat secara tidak sengaja dan menyebabkan peradangan.

Studi menunjukkan bahwa suplemen minyak Nasturtium berpotensi mengurangi peradangan dan stres oksidatif pada orang dengan RA. Manfaatnya sangat maksimal jika dikombinasikan dengan minyak ikan, yaitu sumber asam lemak omega 3 yang juga kaya dengan senyawa antiinflamasi.